Bangunan KHDTK WANADIPA

Bangunan yang ada di kawasan KHDTK berada di petak 1017 bagian Utara meliputi bangunan permanen dan semi permanen. Beberapa gedung tersebut adalah Joglo Bale Wanadipa, Bangunan Produksi Microalgae, Bangunan Bioenergy, Gedung Kantor Pengelola dan Gudang Sementara, Tempat Parkir, dan Kandang Ternak. Luas bangunan yang ada di KHDTK adalah 1.068 m².

Joglo Bale Wanadipa

Bangunan Joglo memiliki luas ±150 m² terbuat dari kayu jati berusia lebih dari 100 tahun. Kayu jati tersebut didatangkan dari Juwangi, Boyolali, Jawa Tengah. Joglo Bale Wanadipa merupakan bangunan disebelah tenggara yang terdapat pada kawasan KHDTK dan merupakan hasil hibah dari tokoh kehutanan Jawa Tengah. Bangunan joglo ini selain dimanfaatkan untuk pertemuan antarsivitas akademik, juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pertemuan para petani sekitar KHDTK. Kondisi Bangunan Joglo KHDTK dapat dikategorikan baik, karena proses pembangunan baru saja selesai di tahun 2022. Dinding, lantai, tiang penyangga dan plafon menggunakan material kayu sedangkan penutup atap menggunakan material genting tanah liat.

Joglo Bale Wanadipa KHDTK

Joglo Bale Wanadipa KHDTK

Bangunan Produksi Microalgae

Microalgae dikenal sebagai living factory yang mampu menghasilkan beranekaragam produk kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, pigmen, & zat bioaktif lainnya yang berkualitas tinggi. Sehingga budidaya microalgae ini dapat memberi keuntungan bagi UNDIP disektor penelitian dan pertanian. Bangunan greenhouse semi permanen yang berada di kawasan KHDTK merupakan hasil kerjasama penelitian dosen dengan Kedaireka. Material bangunan menggunakan rangka baja ringan dengan plastik UV sebagai pelindungnya. Kondisi bangunan pada saat ini baik dan terawat, namun produksi microalgae tidak secara berkelanjutan dilakukan. Dibutuhkan program pengembangan untuk meningkatkan produksi microalgae agar bangunan berupa greenhouse ini dapat dimanfaatkan dan tetap berkelanjutan menghasilkan microalgae.

Bangunan Produksi Microalgae

Bangunan Pembudidayaan Microalgae KHDTK

Bangunan Microalgae

Bangunan Produksi Bioenergy

Salah satu bio energi yang ada di KHDTK adalah biobriket. Biobriket merupakan bahan bakar yang berwujud padat dan berasal dari sisa-sisa bahan organik. Bahan baku pembuatan arang biobriket pada umumnya berasal dari ranting-ranting kering, tempurung kelapa, serbuk gergaji, dan bungkil sisa pengepresan biji-bijian yang ada di dalam hutan. Pengolahan Biobriket di KHDTK merupakan kegiatan kerjasama Kedaireka dengan sekolah Pascasarjana. Bangunan produksi Biobriket ini adalah bangunan permanen dengan banyak bukaan pada dinding bangunan. Bangunan dapat dikategorikan baik dan terpelihara karena termasuk bangunan baru. Di dalam bangunan produksi Biobriket ini terdapat beberapa alat produksi dan tungku pembakaran. Namun, sama halnya dengan produksi microalgae, produksi biobriket ini juga perlu program pengembangan yang berkelanjutan agar tetap menghasilkan bio energi yang bermanfaat untuk keberlanjutan program Integrated Farming System (IFS).

Bangunan Produksi Bioetanol

Ranting Pohon sebagai Bahan Baku Biobriket

Hasil Produksi Bioetanol

Biobriket hasil KHDTK

Bangunan Produksi Bioetanol

Bangunan Produksi Biobriket

Alat Produksi Bioetanol

Alat Produksi Bioebriket

Tungku Pembuatan Bioetanol

Tungku Pembakaran Biobriket

Kandang Ternak 1

Kandang ternak yang terdapat di KHDTK merupakan kerjasama antara KHDTK dengan warga sekitar. Kandang ternak tersebut dapat menampung 10 ekor sapi dan 10 ekor domba. Namun untuk mengoptimalkan proses penggemukan ternak sapi dan pencegahan penyakit pada ternak sapi, maka akan lebih baik jika lokasi kandang sapi tidak dijadikan satu area atau dipisah dengan kandang ternak kambing. Kandang ternak menggunakan material pipa besi sebagai tiang menyangga, asbes sebagai penutup atap dan kayu sebagai rangka atap. Kondisi bangunan dapat dikategorikan baik. Perawatan bangunan dan hewan ternak dilakukan oleh staf KHDTK dengan warga sekitar sebagai pemasok rumput untuk pakan ternak. Kebersihan kandang memerlukan perhatian lebih agar kandang tetap dalam kondisi bersih dan sehat.

Kandang Ternak KHDTK
Kandang Ternak KHDTK

Kandang Ternak 2

Tingginya potensi untuk mengembangkan sektor peternakan di kawasan KHDTK menjadikan pengembangan lahan untuk kandang ternak menjadi prioritas untuk dilaksanakan. Pada lokasi KHDTK terdapat lahan yang sedang dibangun kandang ternak tambahan yaitu di sebelah barat kandang ternak utama yang direncanakan menampung 50 ekor sapi penggemukan. Kandang ternak tambahan ini dapat manambah produksi biogas yang dihasilkan dan dapat memfasilitasi fakultas yang ada di UNDIP untuk pengembangan riset.

Kandang Ternak Terbuka KHDTK

Kandang Ternak KHDTK

Interior Kandang Ternak

Kantor KHDTK

Kantor KHDTK berada tepat paling depan dari pintu masuk KHDTK. Bangunan permanen dengan luas ±150 m² dan dirancang 1 lantai. Material yang digunakan pada dinding adalah batu bata ringan dengan acian semen, sedangkan pintu dan jendela menggunakan material aluminium dan PVC. Plafon menggunakan gypsum dan GRC, sedangkan rangka atap menggunakan baja ringan dan penutup atap menggunakan genting keramik. Bangunan ini difungsikan sebagai kantor pengelola dan dilengkapi dengan ruang rapat untuk keperluan koordinasi. Kantor pengelola termasuk fasilitas dasar yang disediakan untuk mempermudah operasional kegiatan KHDTK, sehingga dengan pembangunan Gedung Pengelola ini, maka semua staf dan pimpinan KHDTK dapat bekerja secara maksimal di gedung ini.

Gedung Kantor Pengelola KHDTK

Gedung Kantor Pengelola KHDTK

Gudang Sementara

Gudang sementara ini berada disebelah Kantor Pengelola KHDTK yang dibangun menggunakan material seng yang dilengkapi dengan pintu dan jendela. Gudang sementara tersebut berfungsi untuk menyimpan beberapa material bangunan, kabel jaringan dan saat ini juga digunakan sebagai pos keamanan sementara kawasan KHDTK.

Gudang Sementara KHDTK

Gudang Sementara KHDTK

Lahan Parkir

Lahan parkir KHDTK memiliki luas ±200 m² dan berada pada sisi timur Kawasan KHDTK. Tempat parkir ini dapat menampung 6 mobil dan 5 motor yang diperuntukkan untuk karyawan. Pembangunan tempat parkir ini juga termasuk fasilitas dasar di kawasan KHDTK yang telah dibangun. Material yang digunakan adalah rangka baja pipa, beton pada lantai dan penutup atap menggunakan material galvalume.

Tempat Parkir KHDTK

Tempat Parkir KHDTK

Area Parkir